02
Jan
08

Buku: Terorisme; Buah Hasil Paham Pengkafiran

Penulis  : Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani
Penerbit: Pustaka Ar-Rayyan

Cetakan ke-1; Solo 2005;

14,5 × 20,5 cm; 220 hal; soft cover

Abdullah bin ‘Umar meriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, beliau bersabda: “Siapa saja yang mengatakan kepada saudaranya (sesama muslim), wahai kafir. Maka, tuduhan (kafir) itu kembali kepada salah satu dari keduanya.”
(HR. Bukhari).

Hadits ini dan yang semakna, memperingatkan agar tidak ceroboh dalam melepaskan kata-kata kafir secara mutlak terhadap kaum muslimin. Mengkafirkan seorang muslim tidak dibolehkan kecuali jika dia terjatuh ke dalam hal yang memang menyebabkan kekafiran. Sebab, barangsiapa yang sudah jelas masuk ke dalam Islam, tidak boleh dikatakan fasik atau kafir atau melaknatnya serta mengeluarkannya dari agama ini kecuali dengan bukti yang jelas yang menunjukkan hal itu.

Kita di zaman ini, begitu banyak vonis kafir dan laknat serta kekal di neraka berhamburan di tengah-­tengah kaum muslimin. Karena itu wajib atas kita memperhatikan ucapan yang haq dan menempatkan setiap orang sesuai pada kedudukannya yang telah ditentukan oleh syari’at.

Di dalam buku ini ahli hadist diabad ke 20 ini, Al ‘Alimul Allamah Muhammad Nashiruddin A1 Albani, memaparkan hal-hal seputar fitnah usang yang telah melanda umat semenjak dahulu kala yang dimunculkan oleh sebuah kelompok sempalan dalam.Islam yaitu kaum Khawarij yang sampai kini fitnah tersebut terus bergulir dan digulirkan oleh mereka anak keturunan kaum khawarij vonis kafir terhadap kaum muslimin secara umum atau penguasa secara khusus yang dianggap tidak berhukum dengan hukum yang telah diturunkan oleh Allah, disini Al Imam Muhammad Nashiruddin Al Albani menjawab semua syubhat/kerancuan pemahaman terhadap nash ayat yang dijadikan sebagal landasan dasar untuk mengkafirkan kaum muslimin tersebut, disisi lain apa yang dijelaskan oleh Al Imam Al Albani tentang, fenomena fitnah pengkafiran ini mendapatkan tanggapan dan komentar yang baik dari dua Imam diabad kita ini yaitu Al Imam Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz dan Al Imam Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin. Sebagaimana oleh penyusun buku ini komentar dan tanggapan keduanya dicantumkan sehingga buku ini makin berbobot.

Iklan

0 Responses to “Buku: Terorisme; Buah Hasil Paham Pengkafiran”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


KHAWARIJ

لاَبُ النَّارِ ، كِلاَبُ النَّارِ ، كِلاَبُ النَّارِ ، هَؤُلاَءِ شَرُّ قَتْلَى قُتِلُوْا تَحْتَ أَدِيْمِ السَّمَآءِ ، وَخَيْرُ قَتْلَى قُتِلُوْا تَحْتَ أَدِيْمِ السَّمَاءِ الَّذِيْنَ قَتَلَهُمْ هَؤُلاَءِ. “(Khawarij itu) Anjing neraka, anjing neraka, anjing neraka! Mereka itu (Khawarij) seburuk-buruk orang yang dibunuh di bawah kolong langit. Dan semulia-mulia orang yang terbunuh di bawah kolong langit ini adalah orang-orang yang dibunuh oleh mereka (yang dibunuh oleh Khawarij)”. (H/R Imam Ahmad dalam Musnad 5/253. Ibnu Majah 176. at-Tirmizi. 3000. Berkata Syeikh al-Albani: Hasan Sahih, lihat: Sahih Sunan Ibn Majah)

Komentar Terbaru

Abu Muhammad Heriyan… di Info HOT
abu hasna di Info HOT
Dennies di Info HOT
Abu Zahro di buku: Mengidentifikasi Neo-Kha…
abdulloh di Info HOT

%d blogger menyukai ini: