Penulis : Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani
Penerbit: Pustaka Ar-Rayyan
Cetakan ke-1; Solo 2005;
14,5 × 20,5 cm; 220 hal; soft cover
Abdullah bin ‘Umar meriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, beliau bersabda: “Siapa saja yang mengatakan kepada saudaranya (sesama muslim), wahai kafir. Maka, tuduhan (kafir) itu kembali kepada salah satu dari keduanya.”
(HR. Bukhari).
Hadits ini dan yang semakna, memperingatkan agar tidak ceroboh dalam melepaskan kata-kata kafir secara mutlak terhadap kaum muslimin. Mengkafirkan seorang muslim tidak dibolehkan kecuali jika dia terjatuh ke dalam hal yang memang menyebabkan kekafiran. Sebab, barangsiapa yang sudah jelas masuk ke dalam Islam, tidak boleh dikatakan fasik atau kafir atau melaknatnya serta mengeluarkannya dari agama ini kecuali dengan bukti yang jelas yang menunjukkan hal itu.
Kita di zaman ini, begitu banyak vonis kafir dan laknat serta kekal di neraka berhamburan di tengah-tengah kaum muslimin. Karena itu wajib atas kita memperhatikan ucapan yang haq dan menempatkan setiap orang sesuai pada kedudukannya yang telah ditentukan oleh syari’at.
Di dalam buku ini ahli hadist diabad ke 20 ini, Al ‘Alimul Allamah Muhammad Nashiruddin A1 Albani, memaparkan hal-hal seputar fitnah usang yang telah melanda umat semenjak dahulu kala yang dimunculkan oleh sebuah kelompok sempalan dalam.Islam yaitu kaum Khawarij yang sampai kini fitnah tersebut terus bergulir dan digulirkan oleh mereka anak keturunan kaum khawarij vonis kafir terhadap kaum muslimin secara umum atau penguasa secara khusus yang dianggap tidak berhukum dengan hukum yang telah diturunkan oleh Allah, disini Al Imam Muhammad Nashiruddin Al Albani menjawab semua syubhat/kerancuan pemahaman terhadap nash ayat yang dijadikan sebagal landasan dasar untuk mengkafirkan kaum muslimin tersebut, disisi lain apa yang dijelaskan oleh Al Imam Al Albani tentang, fenomena fitnah pengkafiran ini mendapatkan tanggapan dan komentar yang baik dari dua Imam diabad kita ini yaitu Al Imam Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz dan Al Imam Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin. Sebagaimana oleh penyusun buku ini komentar dan tanggapan keduanya dicantumkan sehingga buku ini makin berbobot.

Buku yang berada di hadapan para pembaca kali ini adalah salah satu buku yang memuat nasehat-nasehat para ‘ulama yang bersumber dari Al-Qur`an dan As-Sunnah. Buku ini sengaja ditulis dalam rangka menjelaskan kepada umat tentang bahaya salah satu kelompok atau aliran yang menyimpang dari bimbingan Al-Qur`an dan As-Sunnah serta manhaj as-salafush shalih.
Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman (artinya): “Demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh dari para syaitan (baik dari jenis) manusia maupun (dari jenis) jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau Rabbmu menghendaki, niscaya mereka tidak melakukannya, maka tinggalkanlah mereka dan (kedustaan) yang mereka ada-adakan.” (Al-An’am: 112)
Komentar Terakhir